Cerita Hewan Kurban: Nyemplung ke Sumur hingga Nyasar ke Kafe


SOSIALPOST.COM, Dilansir dari news.detik.com - Cerita unik soal hewan kurban selalu hadir di Hari Raya Idul Adha. Pada tahun ini, ada cerita hewan kurban yang nyemplung ke sumur hingga nyasar dulu ke kafe sebelum disembelih.

Cerita pertama hadir dari Cigending, Ujungberung, Kota Bandung, Jawa Barat. Seekor sapi yang akan dikurbankan tiba-tiba mengamuk saat diturunkan dari mobil. Sapi berwarna tersebut kabur hingga terperosok ke dapur rumah milik warga.

Warga mencoba menenangkan sapi yang rencananya disembelih di Masjid Annur Ujungberung tersebut. Sapi sempat naik ke atap rumah, namun karena terbuat dari asbes sapi itu terperosok ke dapur rumah warga. Karena tak memungkinkan lagi diangkat ke pinggir jalan, warga memutuskan menyembelih sapi itu di dalam rumah.


"Sudah disembelih di dalam rumah. Soalnya enggak memungkinkan dibawa ke atas," salah seorang warga Cigending Muhammad Yusfar (21) lewat pesan singkat, Rabu (22/8/2018).


Cerita serupa terjadi di Kudus, Jawa Tengah. Seekor kerbau lepas dari ikatan saat akan disembelih dan mengamuk hingga kabur sekitar 500 meter. Sapi sempat menabrak pemotor yang melintas.

Berbagai upaya dilakukan agar kerbau itu bisa dihentikan. Warga sempat mengikat hewan kurban itu di pagar dinding seorang warga. Kerbau yang masih mengamuk mengakibatkan tembok rumah warga roboh. Empat orang warga pun berhasil menangkap kerbau itu. Karena dianggap membahayakan, warga menyembelih kerbau itu di jalanan.


Peristiwa hewan kurban mengamuk juga terjadi di Jambi. Seekor sapi mengamuk dan kabur saat akan dibawa ke Masjid Sa'adunnajah untuk disembelih. Ketua RT 43, Herman, yang memegang tali ikatan sapi tersebut pun terseret hingga menyebabkan dirinya terluka.

Selama sejam kemudian sapi tersebut baru bisa ditangkap hingga akhirnya disembelih. Sementara Herman mesti dibawa ke RS untuk mengobati luka-lukanya.

Sementara di Surabaya, ada dua kejadian hewan kurban lepas hingga akhirnya nyemplung di kali. Peristiwa pertama terjadi di Petemon Barat, Surabaya, Jawa Timur. Sapi itu lepas dan tercebur ke sungai karena kaget mendengar suara petasan saat warga takbiran.


Peristiwa lainnya terjadi di kawasan Kedung Cowek, Kenjeran. Sapi itu kabur saat akan disembelih di Masjid Al Jariat at Tsalats yang berada di Jalan Kedung Cowek 327 Surabaya, hingga akhirnya tercebut di kali.

Warga bersama dengan petugas linmas, panitia masjid, dan tim damkar Kenjeran mencoba mengevakuasi sapi yang tercebur dengan menggunakan tali. Upaya evakuasi hampir gagal karena sungai yang dalam. 

Sedangkan di Bandung ada sapi berbobot empat kuintal tercebur ke sumur yang berkedalaman 15 meter. Sapi itu kabur karena tali pengikatnya tidak kencang. Peristiwa ini terjadi di Kampung Parakan Salam, RT 8 RW 1, Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Petugas mengevakuasi hewan kurban itu selama 45 menit. Ketika berhasil diangkat, sapi tersebut pingsan namun jantungnya masih berdetak.

Peristiwa unik lain terjadi di Semarang, Jawa Tengah. Seekor sapi sempat 'mampir' ke kafe sebelum dikurbankan. Peristiwa ini terjadi di Cafe Portobello, Jalan Setiabudi No 82 Kota Semarang pukul 21.30 WIB hari Selasa (21/8) malam.

Karyawan kafe, Gunawan Indra Bayu, mengaku mendengar kabar sapi lepas. Saat sedang hendak melihat ke luar kafe, sapi itu malah menghampiri.


"Kami mau mengintip dari pintu, sapinya malah masuk," kata Gunawan, Rabu (22/8/2018).

Sapi itu sempat menabrak kaca hingga kaca retak dan beberapa piring pecah. Peristiwa itu membuat pengunjung kaget dan panik hingga berhamburan. Beruntung saat itu kafe hendak tutup sehingga hanya satu meja yang terisi pengunjung. Sepuluh menit kemudian sapi itu bisa diamankan petugas kurban.

Cerita berbeda ada di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Ada seekor sapi yang mendadak mati. Setelah dilakukan uji lab, diketahui sapi di Masjid Asy-Syaakiriin itu mati karena dehidrasi.