CARA MEMBUAT ARTIKEL SEO TERBARU

Cara membuat Artikel SEO ini saya kutip dari lima situs besar yang membahas tentang SEO sebuah artikel yaitu niagahoster.co.id, rohdisupardi.com, airul.blog, mastimon.com dan  irvantaufik.me. Silahkan simak dan pahami agar anda bisa membuat artikel SEO.


Cara Menulis Artikel yang Baik dan Benar (SEO Friendly)

Blog pribadi maupun blog perusahaan selalu membutuhkan artikel untuk diunggah secara teratur. Artikel yang diunggah pun tidak bisa sembarang artikel. Artikel harus berkualitas secara kaidah penulisan dan harus dapat memberikan performa baik di hasil mesin pencarian Google. Sehingga penulis blog pribadi maupun blog perusahaan harus menguasai cara menulis artikel yang ramah SEO atau SEO friendly.
Memang ada beberapa plugin yang dapat membantu Anda untuk mengelola SEO di blog Anda. Namun, menggunakan plugin saja tidak cukup. Sebagai penulis artikel, Anda juga harus memahami bagaimana cara menulis artikel yang baik agar selalu muncul di halaman pertama hasil pencarian. Anda tidak dapat selamanya bergantung pada sebuah plugin bukan?
[ecko_alert color=”blue”]Mengapa harus repot-repot menguasai cara menulis artikel yang SEO Friendly? Apakah cara menulis artikel biasa saja tidak cukup? Jawabannya adalah agar artikel Anda semakin mudah untuk berada di halaman pertama hasil pencarian Google.[/ecko_alert]
Semakin sering artikel Anda berada di halaman pertama hasil pencarian, semakin bagus juga kualitas blog atau website yang Anda kelola. Semakin banyak pengunjung, semakin banyak trafik yang datang, dan tentunya semakin banyak yang membaca artikel Anda.  
Anda bisa saja menulis artikel yang bagus tanpa memperhatikan SEO. Namun, tidak bisa dijamin artikel yang Anda tulis bisa berada di halaman pertama hasil pencarian Google. Sederhananya, cara menulis artikel yang SEO friendly adalah panduan untuk menulis artikel mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Google.
Google memiliki standarnya sendiri untuk mengurutkan artikel-artikel di hasil pencarian. Mengingat betapa pentingnya sebuah artikel untuk muncul di halaman pertama hasil pencarian. Kami merangkum langkah-langkah menulis artikel ini untuk membantu Anda menulis artikel yang tidak hanya bagus secara kaidah penulisan, tetapi juga meningkatkan potensi artikel untuk berada di halaman pertama hasil pencarian Google.
CARA MEMBUAT ARTIKEL SEO TERBARU

Cara Menulis Artikel SEO

Berikut 17 cara penulisan artikel yang SEO Friendly yang dapat Anda ikuti:
  1. Gunakan Keyword yang Kemungkinan Besar akan Dicari oleh Audiens Anda;
  2. Pastikan Artikel Anda Menjawab Pertanyaan Para Pencari;
  3. Gunakan Focus Keyword Sewajarnya;
  4. Artikel Harus Layak Baca;
  5. Manfaatkan Link Internal dan Eksternal;
  6. Perhatikan Elemen Penting Blog;
  7. Optimasi Gambar;
  8. Unggah Konten Secara Konsisten;
  9. Gunakan Sudut Pandang yang Unik;
  10. Buat Struktur Artikel;
  11. Pastikan Panjang Artikel Anda Optimal;
  12. Perhatikan Bagian Pembuka;
  13. Manfaatkan Heading dan Subheading;
  14. Paragraf Singkat;
  15. Perhatikan Relevansi Konten;
  16. Tulislah dengan Spesifik;
  17. Promosikan Artikel Anda.
Beberapa poin diatas dapat Anda jadikan untuk pedoman dasar membuat artikel SEO. Agar lebih memahami langkah-langkahnya, berikut ini pembahasan secara mendalam bagaimana cara membuat artikel yang baik dan benar berdasarkan kaidah SEO.

1. Gunakan Keyword yang Kemungkinan Besar akan Dicari oleh Audiens Anda

Langkah yang perlu dilakukan sebelum menulis artikel-artikel di blog Anda adalah mencari keyword atau kata kunci yang mungkin dicari oleh audiens Anda. Oleh karena itu Anda harus paham siapa audiens Anda, siapa yang membaca blog Anda. Dengan begitu Anda bisa mengetahui target keyword yang biasa mereka ketik di mesin pencarian Google.
Setiap jenis industri memiliki karakteristik konsumen yang berbeda. Oleh karena itu, konsumen di jenis industri yang berbeda kemungkinan besar menggunakan kata kunci yang berbeda pula.
Kita ambil contoh di dua jenis industri yang berbeda, yaitu kosmetik dan otomotif. Konsumen industri komestik akan lebih banyak mencari kata kunci seperti kecantikan, merawat kulit, atau kesehatan kulit. Sedangkan konsumen bidang otomotif kemungkinan besar lebih banyak mencari kata kunci seperti tips merawat mobil, modifikasi otomotif, atau tren otomotif.
Sesuaikan kata kunci yang Anda gunakan di artikel blog Anda dengan kata kunci yang kemungkinan besar digunakan oleh audiens Anda. Jika Anda salah menggunakan kata kunci, Anda hanya akan membuang-buang waktu
Bagaimana menentukan sebuah kata kunci layak untuk digunakan untuk artikel yang Anda tulis? Anda dapat memanfaatkan formula di bawah ini untuk mempermudah Anda menentukan kelayakan sebuah kata kunci:
  • Pastikan volume pencarian kata kunci tersebut cukup banyak. Anda dapat menggunakan bantuan situs untuk mengetahui volume pencarian kata kunci seperti ubbersuggest
  • Anda harus mengetahui apa yang diinginkan oleh pencari terkait kata kunci yang dituliskan di mesin pencarian Google
  • Perlu juga dipastikan kalau Anda memiliki sumber dan data yang cukup untuk membuat artikel untuk menyaingi artikel-artikel yang muncul di halaman pertama hasil pencarian kata kunci tersebut

2. Pastikan Artikel Anda Menjawab Pertanyaan Para Pencari

Google dapat mengetahui para pencari puas atau tidak dengan hasil pencarian berdasarkan beberapa indikator. Beberapa di antaranya adalah lama waktu yang dihabiskan untuk membaca artikel dan apakah artikel tersebut dibagikan atau tidak oleh pencari.
Semakin lama waktu yang dihabiskan untuk membaca artikel dan semakin banyak dibagikan menandakan artikel yang ditulis memenuhi ekspektasi para pencari. Usahakan membuat artikel selengkap mungkin agar dapat menjawab pertanyaan para pencari. 
Jika artikel yang Anda tulis bisa memenuhi ekspektasi para pencari, Google akan memberikan tambahan poin untuk artikel Anda. 

3. Gunakan Focus Keyword Sewajarnya

Meskipun Anda menggunakan focus keyword untuk mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian Google, bukan berarti Anda dapat menggunakannya berulang-ulang atau bahkan berlebihan. Penggunaan focus keyword berlebihan akan menurunkan kualitas artikel Anda.
Harus diingat bahwa Anda menulis artikel untuk dibaca oleh manusia sehingga struktur penulisannya juga harus disesuaikan dengan logika manusia. Akan tetapi, Anda juga perlu memerhatikan SEO artikel tersebut agar menduduki peringkat tinggi di hasil pencarian Google.
Jadi apa yang bisa dilakukan agar artikel yang Anda tulis tetap enak dibaca oleh para pencari dan tetap bisa berada di peringkat atas hasil pencarian Google?
Tulislah artikel yang sesuai dengan logika pembaca dan tentu bermanfaat bagi mereka. Ketika Anda sudah selesai menulis artikel tersebut, baca ulang dari awal sampai akhir dengan perspektif mesin pencari. Anda harus mengutamakan perspektif pembaca karena pada akhirnya yang membaca artikel Anda adalah manusia, bukan mesin.

4. Artikel Harus Layak Baca

Menulis artikel memang membutuhkan ketelitian tinggi agar artikel tetap sesuai dengan kaidah penulisan. Artikel yang ditulis sesuai dengan kaidah penulisan menunjukkan tingginya profesionalitas blog yang dikelola. Baik itu blog perusahaan ataupun blog pribadi.
Idealnya memang diperlukan editor untuk memeriksa artikel yang Anda tulis. Namun, jika Anda tidak memilki editor profesional untuk memeriksa artikel Anda, ada cara lain yang dapat dilakukan.
Caranya adalah ketika sudah selesai menulis satu artikel, ambillah waktu untuk istirahat barang beberapa jam. Setelah itu Anda dapat kembali ke artikel yang sudah ditulis sebelumnya dan melakukan self-editing atau menyunting mandiri dengan pikiran yang lebih segar.
Anda juga dapat meminta bantuan teman atau kolega untuk membaca artikel yang Anda tulis sebelum mengunggahnya. Minta pendapat mereka apakah mereka dapat memahami yang Anda tulis atau tidak.
Pergunakan masukan dan kritik dari teman untuk memperbaiki artikel yang Anda tulis.

5. Manfaatkan Link Internal dan Eksternal

Dalam menulis artikel yang diterbitkan secara online terkadang diperlukan untuk menggunakan link, baik itu link internal ataupun link eksternal. Fungsi dari link di artikel adalah untuk memberikan penjelasan lebih lanjut kepada pembaca terkait topik utama artikel.
Link internal adalah link yang merujuk pada salah satu artikel di blog Anda sendiri. Sedangkan link eksternal adalah link yang merujuk ke situs selain blog Anda. Keduanya memiliki fungsinya masing-masing.
Link eksternal biasanya merujuk ke website atau blog lain yang digunakan sebagai sebuah landasan pernyataan yang Anda tulis. Biasanya berupa hasil penelitian, statistik, kutipan, atau referensi dari media lain.
Link internal berfungsi untuk memungkinkan pembaca mengeksplor artikel-artikel lain di blog Anda. Dengan pembaca tidak hanya membaca artikel utama, tetapi juga membaca artikel lain akan meningkatkan lama waktu yang dihabiskan di blog Anda. Selain itu, penggunaan link internal ini membantu Google untuk memahami topik fokus blog yang Anda kelola.
Di sisi lain, link eksternal berfungsi untuk meyakinkan pembaca bahwa Anda telah melakukan riset untuk menulis artikel. Dan meletakkan link situs lain di blog Anda dapat membantu menaikkan ranking website. Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa Anda berdedikasi untuk memberikan pemahaman terbaik bagi pembaca Anda meskipun harus mengantarkan pembaca ke situs lain.

6. Perhatikan Elemen Penting Blog

Komponen artikel di blog tidak hanya terdiri dari kalimat dan paragraf, tetapi juga melibatkan beberapa komponen teknis lain seperti URL, judul blog, dan heading
Jika ingin artikel Anda muncul di halaman pertama hasil pencarian Google, Anda juga harus memerhatikan komponen-komponen blog di atas.
Mari kita bahas dari komponen pertama, yaitu URL. Biasanya sistem secara otomatis menuliskan URL artikel seperti ini: https://www.domainanda.com/blog/cara-cepat-membuat-kerajinan-dari-botol-plastik-bekas
Terlalu panjang bukan? Lebih singkat URL Anda, lebih baik. Anda dapat mempersingkatnya menjadi seperti ini: https://www.domainanda.com/blog/membuat-kerajinan-botol-bekas
Kemudian buat judul artikel yang menarik dan singkat, tetapi dapat menggambarkan garis besar konten artikel Anda. Judul artikel harus mengandung focus keyword yang sudah ditentukan di awal, lebih baik lagi focus keyword berada di awal judul.
Setelah memastikan focus keyword ada di judul, Anda juga perlu memastikan focus keyword ada di salah satu heading artikel. Namun, sekali lagi masukkan secara wajar, jangan berlebihan.

7. Optimasi Gambar

cara menulis artikel optimasi gambar
Optimasi Gambar
Memasukkan gambar ke dalam artikel memang langkah bagus agar pembaca tidak bosan, apalagi jika artikelnya panjang. Namun, ada beberapa detail yang harus diperhatikan agar gambar di artikel Anda berfungsi secara optimal.
Pertama, sebelum Anda mengunggah gambar pastikan nama file gambar yang diunggah sesuai dengan focus keyword yang Anda gunakan. Hal ini akan memudahkan Google untuk menyesuaikan gambar dengan artikel yang diunggah.
Kedua, alt text gambar juga harus ditulis sesuai dengan focus keyword yang digunakan. Fungsinya adalah agar mesin pencari dapat mendeteksi apa gambar tersebut dan teks yang berada di sekitarnya. Selain itu, jika terjadi gambar mengalami error loading, alt text ini yang akan muncul.  
Ketiga, Anda juga perlu mengoptimasi gambar dengan memperkecil file size gambar agar loading page lebih cepat. Terdapat beberapa layanan yang menyediakan compress image tanpa mengurangi kualitas gambar. Beberapa layanan yang bisa Anda coba adalah sebagai berikut:

8. Unggah Konten Secara Konsisten

Menulis artikel dan mengunggahnya secara konsisten bermanfaat untuk para pembaca. Para pembaca dapat menmperoleh informasi aktual dan faktual dari blog Anda.
Selain itu, dengan selalu mengunggah artikel, blog Anda juga akan terlihat aktif dan hal ini akan memberikan sinyal bagus kepada Google. Google memberikan nilai lebih kepada blog-blog yang lebih aktif dibandingkan blog yang jarang memperbarui kontennya.

9. Gunakan Sudut Pandang yang Unik

Dari satu kata kunci, terdapat berbagai sudut pandang yang dapat digunakan untuk mengembangkan focus keyword tersebut. Anda perlu menemukan sudut pandang baru yang belum digunakan oleh orang lain.
Setiap orang pasti memiliki sudut pandang yang unik terhadap suatu permasalahan. Anda dapat memanfaatkan pengalaman pribadi yang berkaitan dengan focus keyword yang Anda bahas. Ini merupakan tips menulis artikel agar artikel Anda berbeda dan memiliki keunikan dalm penyampaiannya.
[ecko_alert color=”blue”]Keunikan sudut pandang yang digunakan ini akan membuat artikel yang Anda tulis lebih menonjol dibandingkan artikel-artikel lain dengan focus keyword yang sama.[/ecko_alert]

10. Buat Struktur Artikel

Sebelum memulai menulis sebuah artikel, buatlah struktur artikel terlebih dahulu.
Secara umum, sebuah artikel dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian pembuka (prolog), isi, dan kesimpulan (epilog). Dengan membuat struktur seperti ini akan memudahkan Anda untuk menulis artikel.
Selain itu, pembagian struktur artikel yang jelas ini juga akan memudahkan pembaca untuk menemukan apa yang mereka butuhkan. Ketika mereka ingin mengetahui kesimpulan dari artikel ini, mereka dapat langsung membaca bagian kesimpulan.

11. Pastikan Panjang Artikel Anda Optimal

Panjang artikel setidaknya berada di angka 300 kata. Jumlah 300 kata adalah angka minimal untuk sebuah artikel blog. Untuk angka maksimalnya, beberapa ahli menggunakan angka berbeda. Menurut Orbit Media Study, rata-rata jumlah kata artikel dalam sebuah blog adalah 1.142 kata.
Panjang optimal sebuah artikel berbeda-beda tergantung tujuan yang ingin dicapai oleh penulis. Jika tujuan Anda adalah artikel Anda berada di halaman pertama hasil pencarian Google, menurut CoSchedule setidaknya artikel Anda terdiri dari 2.500 kata.

12. Perhatikan Bagian Pembuka

Setelah pembaca membaca judul Anda yang menarik, tidak serta merta pembaca akan membaca seluruh artikel. Pembaca perlu diyakinkan bahwa artikel yang Anda tulis benar-benar akan bermanfaat bagi dirinya.
Oleh karena itu, mulailah artikel dengan kalimat pembuka yang meyakinkan bahwa artikel yang Anda tulis akan menjawab pertanyaan dan permasalahan yang pembaca hadapi. Anda harus bisa menarik perhatian pembaca di awal artikel agar pembaca meneruskan membaca artikel hingga selesai.
Mulailah dengan kalimat yang mana pembaca dapat merasa relatable dengan artikel yang mereka baca.

13. Manfaatkan Heading dan Subheading

cara menulis artikel heading
Manfaatkan Heading dan SubHeading
Heading membantu pembaca untuk menemukan garis besar atau pokok bahasan dalam artikel yang dibacanya. Kemudahan membaca ini akan meningkatkan kepuasan pencari terhadap artikel yang Anda tulis.
Heading juga membantu Google untuk menemukan pokok bahasan dari artikel yang ditulis sehingga membantu menaikkan peringkat di hasil pencarian.
Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan subheading agar turunan dari pokok bahasan di heading dapat diuraikan secara teratur.

14. Paragraf Singkat

Salah satu cara membuat artikel Anda menjadi enak dibaca adalah menggunakan paragraf singkat. Jika menggunakan standar panjang artikel seperti di atas, yaitu 2.500 kata, tentunya Anda harus menguraikannya ke dalam sejumlah paragraf.
Ketika Anda menguraikannya ke dalam paragraf, usahakan agar setiap paragraf tidak terlalu panjang. Cara menulis artikel online memang sedikit berbeda dibandingkan cara menulis artikel di media cetak, misalnya. Jika artikel-artikel di media cetak bisa memiliki paragraf yang panjang, tidak dengan artikel di dunia maya.
Artikel di dunia maya cenderung memiliki paragraf yang singkat dan pendek. Hal ini akan memudahkan para pembaca untuk memahami apa yang Anda tulis.  

15. Perhatikan Relevansi Konten

Anda memang dapat menggunakan bermacam-macam keyword dalam penulisan artikel dalam blog. Namun, semuanya harus relevan dengan tujuan utama blog Anda.
Misalnya, blog Anda adalah blog otomotif, kata kunci yang Anda gunakan harus relevan dengan dunia otomotif. Begitu juga dengan jenis-jenis blog lain. Semua konten yang ada dalam blog haru relevan dan saling berhubungan.
[ecko_alert color=”blue”]Konten-konten yang tidak relevan atau tidak saling berhubungan akan berpengaruh buruk terhadap ranking blog Anda. Mesin pencarian Google menggunakan berbagai metode untuk mengurutkan artikel di hasil pencarian. Salah satunya adalah dengan relevansi konten blog.[/ecko_alert]
Tingkat relevansi yang tinggi antar artikel di blog atau website Anda akan memberikan sinyal baik untuk Google. Dengan begitu kemungkinan artikel Anda muncul di halaman pertama hasil pencarian juga meningkat.

16. Tulislah dengan Spesifik

Ketika membuat artikel, pastikan memiliki alur yang saling berhubungan dan relevan. Pembahasan yang disuguhkan kepada pembaca harus meneluruh agar manfaat yang ada pada artikel yang Anda tulis dapat tersampaikan. Dengan begitu ketika meninggalkan artikel pembaca memiliki pengetahuan baru.
Beda hal nya jika penulisan artikel Anda terlalu panjang, memiliki fokus pembahasan yang kurang jelas. Apalagi jika penyampaiannya tidak urut dan menyeluruh, tidak menutup kemungkinan pembaca akan meninggalkan artikel Anda ditengah jalan.
Jika artikel yang Anda buat memiliki beberapa fokus pembahasan, gunakanlah poin-poin seperti artikel ini untuk memudahkan pembaca memahami topik-topik artikel yang membutuhkan pemahaman mendalam.

17. Promosikan Artikel Anda

cara menulis artikel promosi
Promosikan Artikel Anda
Bagian ini memang bukan langkah teknis dalam cara menulis artikel yang SEO friendly. Namun, langkah ini juga penting agar artikel Anda mendapatkan jangkauan pembaca yang lebih luas.
Langkah selanjutnya adalah promosikan artikel yang sudah SEO Friendly ini di semua media sosial yang Anda miliki. Membagikan artikel di media sosial merupakan salah satu langkah termudah agar orang-orang bisa membaca artikel Anda.
Dengan mempromosikan artikel Anda di media sosial akan memperluas jangkauan audiens Anda. Trafik yang datang dari link media sosial ini menjadi pemantik untuk meningkatkan peringkat di hasil pencarian Google.

Contoh Penulisan Artikel SEO 

Setelah Anda mengetahui cara menulis artikel seo friendly yang baik dan benar, kini saatnya Anda menerapkannya di website atau blog yang  Anda kelola. Apabila Anda sudah mencobanya maka Anda akan mendapatkan peringkat yang baik di pencarian Google. Anda harus memastikan semuanya relevan dan sesuai dengan kebutuhan pengunjung blog.
Berikut ialah contoh penulisan artikel yang baik dan benar yang telah kami terapkan dengan keyword “website terbaik”
Mulai dari judul yang menarik, meta keyword sesuai dengan ketentuan dan konten lengkap sehingga berhasil meraih peringkat pertama di Google.

Detail artikelnya bisa Anda simak di halaman website terbaik untuk inspirasi Anda dalam membangun website.
contoh artikel seo

Kesimpulan

Sampai di sini, kita sama-sama mencapai satu kesimpulan bahwa menulis artikel SEO Friendly membutuhkan dua hal, yaitu ketelitian terhadap detail-detail komponen SEO itu sendiri dan estetika penulisan artikel.
Estetika penulisan artikel ini yang akan membuat sebuah artikel menjadi unik dan berbeda dari artikel lain dengan keyword serupa. Estetika penulisan ini juga yang akan membentuk karakter dari blog yang Anda kelola, baik blog pribadi maupun blog perusahaan.
Di sisi lain, Anda juga harus teliti terhadap berbagai komponen SEO agar artikel yang sudah Anda tulis dapat dibaca oleh banyak orang secara online. Artikel yang bagus memerlukan pembaca agar semakin diakui kualitasnya. Oleh karena itu ketelitian SEO ini sangat penting agar artikel yang sudah susah payah dibuat tidak teronggok sia-sia.
Estetika penulisan dan SEO ini adalah dua hal yang saling mendukung, tidak dapat diabaikan salah satunya. Penulis artikel online yang baik adalah penulis yang bisa menggabungkan keduanya.
[ecko_alert color=”blue”]Jika diibaratkan artikel SEO Friendly sebagai motor, maka estetika penulisan dan SEO adalah dua ban yang menjalankan motor. Agar dapat berjalan secara normal, keduanya harus berfungsi secara maksimal. Tidak bisa jika hanya salah satunya yang berfungsi maksimal.[/ecko_alert]
Demikian artikel mengenai cara menulis artikel SEO friendly tanpa menggunakan bantuan plug in. Anda dapat membagikan artikel ini jika memang dirasa bermanfaat. Anda juga dapat berlangganan di blog kami agar dapat memperoleh informasi terbaru terkait website, blog, dan web hosting.
Artikel ini telah tayang di dengan judul Cara Menulis Artikel yang Baik dan Benar (SEO Friendly) https://www.niagahoster.co.id/blog/cara-menulis-artikel/

CARA MEMBUAT ARTIKEL SEO 2019

SEO (Search Engine Optimization) adalah cara untuk mendapatkan rangking terbaik pada mesin pencari. Tidak sedikit pemain blogger berlomba-lomba untuk mendapatkan hasil terbaik yaitu website atau konten yang mereka buat berhasil masuk dalam page one google. Tekhnik dan bahasa yang di gunakan sangat mempengaruhi untuk mendapatkan hasil yang SEO.

Disini saya akan mencoba membahas tentang yang namanya SEO, terus terang saya sendiripun belum begitu paham dengan apa itu SEO. Tetapi saya akan membagikan beberapa tips menurut pengalaman pribadi saya dengan menulis supaya bisa bersing di page one google.

Untuk bisa menulis yang baik dan benar kita harus memiliki pengetahuan yang luas tentang apa yang akan kita tulis. untuk bisa seperti itu kita harus banyak membaca dan memahami tentang apa yang akan kita tuangkan dalam konten kita. Dengan cara seperti itu Insyallah kita bisa menulis dengan lancar tanpa harus mencontek tulisan orang lain.

Ada beberapa tekhnik atau tahapan agar tulisan kita bisa bersaing di page one google atau SEO adapun tehniknya sebagai berikut:

1. PEMBUATAN JUDUL 

Gunakan keywoard yang kemungkinan besar banyak di cari oleh audiens, Pemilihan atau pembuatan judul pada konten sangat berpengaruh penting untuk bisa bersaing di mesin pencari. sebagus apapun tulisan kita kalo salah menempatkan judul artikel kita tidak akan bisa muncul di page one google.

2. ISI ARTICKEL 

Pastikan artickel teman-teman menjawab pertanyaan para pencari informasi, tulislah artikel sesuai dengan judul. lengkapilah artikel yang teman-teman buat seperti layaknya bubu-buku yang teman-teman baca ada daftar isi, pengertian, sampai dengan kesimpulan.

3. FOCUS KEYWORD  SEWAJARNYA

Meskipun teman-teman menggunakan focus keyword untuk mendapatkan rangking tinggi di branda google, bukan berarti penggunaannya berlebihan atau berulang-ulang, ingat penggunaan keyword berlebihan mempengaruhi kualitas artickel temen-temen.


4. ARTICKEL HARUS LAYAK BACA

Meskipun terlihat mudah, ,menulis membutuhkan ketelitian yang tinggi agar artickel yang kita buat sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan. konten yang di tulis sesuai dengan kaidah penulisan menunjukan tingginya profesionalitas blog atau website yang di kelola oleh user.

5. MEMBUAT INTERNAL LINK YANG SESUAI

Idealnya pengunjung tetap berada di blog kita dengan membaca artickel yang lainya lewat link internal yang kita buat. tetapi jika tehnik penempatan link y tidak tepat dapat di pastikan internal link tidak akan bekerja dengan baik sesuai dengan apa yang kita harapkan. 

Contoh, jika kita membuat artickel tentang BLOG maka link internal yang kita pasang membahas tentang BLOG juga. Tetapi jika memasang keluar dari pembahasan artickel imbasnya akan buruk bahkan tingkat SEO artickel bisa berkurang.

6. PERHATIKAN ELEMENT PENTING BLOG

Komponen artickel di dalam blog tidak hanya terdiri dari kalimat dan paragraf. tetapi juga melibatkan komponen lainya seperti URL, JUDUL BLOG, dan HEADING. Jika ingin artickel yang temen-temen buar berada di halaman page one google atau SEO maka perhatikan komponen-komponen blog di atas.

7. OPTIMASI GAMBAR

Memasukan gambar ke dalam artickel memnag langkah bagus, agar pengunjung tidak bosan membaca tulisan terus. Tetapi perlu di ingat gambar yang di upload harus bebas dari hak cipta lebih bagus lagi gambar tersebut milik sendiri. 

Size gambar juga perlu di perhatiakan, mengupload gambar lebih dari 100kb mengakibatkan loading yang lama, pastikan upload gambar di bawah 100kb. banyak aplikasi yang tersedia untuk mengompres gambar agar menjadi lebih ideal untuk di upload.

8. UNGGAH ARTICKEL KONSISTEN

Menulis artickel dan mengupoadnya secara kosisten bermanfaat untuk para pembaca, para pembaca akan terus mendapatkan informasi dari blog anda. Selain itu mengupload gambar setiap hari blog anda juga akan terlihat aktif dan hal ini akan memberikan sinyal bagus ke pada GOOGLE.

GOOGLE memberikan nilai plus untuk blog yang siring update kontennya, di bandingkan untuk blog yang jarang memperbaharui kontennya. 


KESIMPULAN

Estetika penulisan artikel ini yang akan membuat sebuah artikel menjadi lebih baik unik dan berbeda bisa bersaing di branda google. 
Google setiap hari melakukan algoritmanya jadi teruslah membuat arikel original tanpa copas dari artikel orang lain. terimaksih telah membaca artikel ini sampai akhir semoga artikel ini bisa membantu temen-temen untuk terus berkarya tanpa batas.

Artikel ini telah tayang dengan judul CARA MEMBUAT ARTIKEL SEO 2019
https://www.rohdisupardi.com/2019/05/cara-membuat-artikel-seo-2019.html


#9 Tips Menulis Artikel yang SEO Friendly


Sejujurnya, saya bukan the big fans of SEO Friendly articles. Itu bisa dilihat dari tulisan-tulisan saya, misalnya saja di blog ini. Tapi bukan berarti ketika saya menulis artikel, saya gak mikirin SEO, saya pikirin jelas. Intinya, secara keseluruhan, saya gak memaksakan sebuah artikel SEOnya harus 100%, karena artikel terkadang bakal jadi aneh banget dibaca. Ujungnya orang males baca dan bounce rate tinggi.
Nah, disini saya akan coba jelaskan parameter apa saja sih yang seharusnya terpenuhi dalam hal urusan menulis artikel yang SEO Friendly. Semoga ini bisa jadi patokan temen-temen buat menulis artikel atau memberikan acuan ke para penulis artikel yang jasanya sering dipakai.

Judul

Kata kunci ini gak harus 100% exact keyword kok, karena Google sendiri udah keren banget algoritamanya sekarang ini.
Saya kasih 1 contoh sederhana misalnya kaya gambar di bawah ini.
Ada beberapa poin yang bisa kita sama-sama amati disini. Poin pertama situs alodokter ini tidak menggunakan exact keyword pada judul. Gak ada tuh kalimat “cara mengatasi keputihan”, tapi tetep bisa di halaman pertama Google.
Poin kedua, di judul bahkan gak ada kata “menghilangkan”, yang ada adalah “mengobati”. Hal tersebut karena memang Google udah paham sinonim kata.
Artinya, kita gak perlu nulis judul “Cara Mengobati atau Menghilangkan Keputihan”, cukup gunakan salah satu aja.
Kalau panjang judul yang baik buat SEO berapa ya mas?
Nah ini agak susah buat menjadi patokan. Dulu kita bisa menghitung berdasarkan karakter (120-160 karakter) untuk judul, tapi sekarang Google ternyata juga menghitung berdasarkan skala pixels.
Penjelasannya dan cara optimalisasinya nanti saya jabarkan di bagian Meta Deskripsi ya, biar sekalian 😀

Deskripsi

Secara teori dasar, hampir sama kaya nulis judul diatas, gak beda jauh lah. Intinya gak perlu memaksakan kata-kata yang bersifat sinonim di tulis secara keseluruhan dan gak perlu kata kuncinya ditulis secara utuh (exact keyword).
Yang terpenting adalah kita menjelaskan dengan secara singkat dan padat mengenai apa yang menjadi inti dari artikel tersebut.
Kita lanjut ke pembahasan masalah pixels pada judul yang tadi sudah dibahas ya.
Jadi…
Update terbaru soal judul dan meta deskripsi sekarang ternyata gak cuma berfokus pada panjang karakter aja, tapi juga menggunakan skala pixels.
Kenapa begitu? Karena hasil pencarian di Mobile dan Dekstop itu beda. Di dekstop bisa pas tanpa terpotong, di mobile kepotong.
Untuk judul, panjang maksimalnya adalah 580 pixels, kalau dihitung secara karakter kurang lebih sekitar 67 karakter.
Sementara untuk deskripsi, ini bisa berbeda-beda antara mobile dan dekstop.
  • Di mobile panjang maksimal adalah 120 karakter atau 680 pixels
  • Do dekstop panjang maksimal sekitar 158 karakter atau 920 pixels
Dari situ kita bisa mengambil kesipulan bahwa sebaiknya kita menggunakan standard mobile untuk urusan optimalisasi meta description.
Karena apa?
Karena kalau pakai yang standard dekstop kepanjangan yang di mobile, tapi sebaliknya kalau kita pakai yang standard mobile, yang di dekstop aman.
Tips dari saya, sebelum di publish silahkan cek dulu menggunakan Google search results preview tool dari Spotibo.
Tinggal masukkin aja di kolom title dan meta description kaya gambar di bawah ini. Nanti ketahuan deh berapa pixels-nya dan berapa karakternya.
Sttttt… jangan lupa yang nyontek “tanda centang” di judul itu, masukkin juga tanda centangnya ya pas ngitung. Apalagi kalau setting otomatis lewat plugin SEO-nya.
Ini udah basi banget lah ya, udah pada tahu. Tapi 1 tips dari saya adalah gunain URL yang pendek aja.
Let’s say di blog ini untuk artikel yang judulnya “Blueprint SEO: Cara Saya Melakukan SEO dari A sampai Z”, saya cuma gunain URL pendek dengan mengambil keyword utamanya, yakni cukup airul.blog/blueprint-seo
Cara ini dipakai banyak praktisi luar negeri, misalnya saja backlinko.com dan Neil Patel, coba deh di cek URL di setiap artikel yang dia tulis.
Kenapa lebih bagus URL pendek mas?
Ini berdasarkan sebuah interview antara Stephan Spencer dan Matt Cutts (dulu head of spam-ya Google, sekarang udah resign), bisa dibaca disini interview lengkapnya. Kalau males baca dan gak ngerti bahasa Inggris, poin utamanya bunyinya gini.
If you can make your title four- or five-words long – and it is pretty natural. If you have got a three, four or five words in your URL, that can be perfectly normal. As it gets a little longer, then it starts to look a little worse. Now, our algorithms typically will just weight those words less and just not give you as much credit.
Matt Cutts
Intinya, yang bagus itu sekitar 3-5 kata di URL (permalink). Google lebih ngasih “bobot” lebih untuk URL yang gak terlalu panjang.

Artikel

Awal artikel itu gak harus di awal paragaf ya, ini yang sering saya lihat kesalahannya. Gak salah sih naruh keyword di awal paragraf, tapi kadang jadi cenderung aneh pembukaan artikelnya.
Awal artikel itu ada pada 10% awal artikel, kisarannya antara paragraf pertama dan kedua, tapi tergantung panjang kalimat di setiap paragraf juga sih.
Poin selanjutnya untuk urusan penulisan artikel secara menyeluruh.
Orang menyebutnya dengan dek siti, eh maksud saya densityDensity yang baik itu berapa sih sebenernya?
Kalau menurut saya, yang baik itu sekitar 0,5% – 1% dari keseluruhan panjang artikel. Jadi gak ada patokan khusus harus di ulang berapa kali, semua tergantung panjang artikelnya aja. Jadi hitungannya berdasarkan persentase.
Trus apakah harus bener-bener nurutin density?
Kalau saya gak harus-harus banget, karena ya banyak alasan. Misalnya kaya kasus yang disebut pada judul dan deskripsi tadi. Iya, yang “mengatasi” dan “mengobati”.
Kalau di artikel saya mengunakan 2 kata sinonim tersebut secara bergantian, tentunya density gak akan tercapai sesuai kaidah SEO. Kalau kita maksain density untuk kasus seperti itu, ya dobol dewe rek.

Panjang Artikel

Panjang artikel minimal yang baik menurut saya di kisaran 600 kata. Semakin panjang tentunya semakin baik, tapi kalau panjang dan jadinya muter-muter ya bisa jadi jelek juga.
Inget dua hal kalau mikir panjang artikel:
  • Minat baca orang Indonesia itu Rendah
  • Mayoritas orang membaca dengan teknik skimming (Googling kalau belum tau apa itu teknik membaca skimming)
Dari 2 hal diatas, harusnya kita paham harus membuat konten yang bagaimana untuk user Indonesia. Gak usah panjang-panjang, kecuali kalian bisa menyajikan artikel yang bener-bener berbobot dan membuat orang bener-bener betah membaca.
Percuma nulis artikel yang panjang, di backlink, trus naik, tapi kemudian terjun bebas karena bounce rate tinggi.
Banyak nih curhatan ke saya kaya gini, yang disalahin backlink-nya. Giliran di audit total yang bermasalah konten-nya.

Heading

Kata kunci pada heading ini gak usah di masukin ke setiap heading juga, jadi aneh. Cukup gunakan pada beberapa heading yang dirasa memang tepat aja. Kata kunci pada heading ini cukup di ulang sekali aja udah cukup memenuhi kaidah SEO kok.
Saya biasanya cuma pada H2.
Internal link kalau saya sih bebas mau gimana ngaturnya. Ada beberapa orang yang bilang sebaiknya internal link jangan bolak-balik, cukup searah aja.
Kalau saya sih bebas aja, mau bolak-balik ya monggo.
Kenapa demikian?
Internal link itu gak cuma yang nancep di artikel kok, widget pos terbaru juga internal link. Related post juga internal link. Dan tanpa disadari, internal link yang dari widget dan sebagainya ini kan bisa bolak-balik (dua arah).
Teknis internal link-nya gimana mas?
Kalau saya, yang related satu sama lain, syukur-syukur bisa diarahkan menggunakan kalimat. Kalau gak bisa, pakai Baca juga: blablabla, juga gak masalah. Kuncinya related.

ALT Image

Sejauh pengamatan saya nih, ALT image sebenernya gak punya pengaruh besar dalam hal ranking. Coba amati deh keyword-keyword yang kontennya malah gak pakai gambar, banyak kok yang ngeranking. Kalau gak pakai gambar, artinya gak pakai ALT image juga dong.
Terkecuali kalian pengen grab visitor dari Google Images ya. ALT image harus mengandung kata Kunci.
Apalagi ya? mungkin segitu dulu kali. Seperti biasa, kalau ada yang ingin ditanyakan bisa lewat komentar di blog ini ya. Jangan di Facebook, biar kalau ada temen-temen lain yang baca artikel ini dan mungkin punya pertanyaan yang sama bisa terbantu juga.

Table of Content

Ini opsional aja sih. Kalau mau pakai, akan lebih bagus. Kalau yang belum tau, itu yang bagian atas artikel ini, yang kalau di klik langsung ngarah ke bagian-bagian tertentu.
Apa sih gunanya Table of Content?
Biar gambar yang menjelaskan aja deh.
Atau kaya gini.
Untuk plugin ada banyak kok yang gratis, kalau saya lebih suka pakai plugin Powerkit. Termasuk yang di blog ini juga pakai Powerkit.
Kenapa saya pakai Powerkit?
Karena plugin ini bisa atur manual, kira-kira heading apa yang gak mau saya masukkin ke daftar isi. Contohnya coba liat bagian section kesimpulan di bawah ini, meskipun dia H3, saya bisa atur agar dia gak masuk daftar isi yang diatas.

Kesimpulan

Dari sekian banyak tips diatas, fokus utamanya pada dasarnya adalah jangan terlalu berpaku pada exact keyword dalam hal penulisan artikel, terlebih hanya untuk mengejar density biar warnanya ijo.
Kata kunci bisa dibuat dengan beragam variasi kata, misalnya kata kunci “cara mengatasi keputihan”. Gak harus mengulang-ulang kalimat tersebut demi density, karena hal tersebut bisa membuat artikel jadi aneh.
Kita bisa membuat variasi misalnya:
  • Cara alami mengatasi keputihan
  • Bahan alami untuk mengatasi keputihan
  • Dsb
Intinya, gak harus maksa mengulang-ulang “cara mengatasi keputihan” demi memenuhi density score.
Terakhir…
Biasanya banyak nih yang nanyain rekomendasi inilah, itulah di setiap artikel yang saya tulis. Nah kali ini saya pingin sekalian promosi deh, kali aja kalian butuh jasa penulis artikel yang bisa bantu nulis artikel sesuai dengan yang diatas nih, saya ada beberapa rekomendasi:
Pertama: Istri saya Venicka, bisa di hubungi lewat FB: https://www.facebook.com/venicka.ap (Whatsapp nanti saya update, saya gak tau nomor bisnis dia :D).
Kedua: Tim Mastah SEO, Fahmi, bisa langsung cek web-nya: https://www.kontenium.com (untuk Whatsapp-nya langsung aja klik disini untuk).
Ketiga: buat penyedia layanan penulis artikel, silahkan tinggalkan kontak lewat komentar aja ya kalau mau numpang promo. Kali aja 2 nama diatas lagi full. Tentunya kalau jasa penulis artikelnya baca ini, bisalah bikin artikel seperti yang saya maksud.
Artikel ini telah tayang dengan judul #9 Tips Menulis Artikel yang SEO Friendly https://airul.blog/artikel-seo-friendly

Cara buat Artikel SEO 2019

SEO (Search Engine Optimization) adalah sebuah kata yang biasa digunakan dalam dunia Blogger. Tidak sedikit pemilik Blog berlomba lomba membuat tulisan yang SEO supaya dapat bersaing di beranda Google. Tehnik dan bahasa yang digunakan sangat mempengaruhi supaya mesin pencarian dapat membaca Struktur tulisan yang benar.

Dini saya tidak akan menggunakan bahasa yang sulit tentang SEO karena saya sendiripun sebenarnya kurang paham betul apa itu SEO. Jika kalian menggunakan Platform Wordpress (WP) disana sudah ada fasilitas untuk mendeteksi Artikel kita sudah benar atau belum. Berbeda jika menggunakan Blogger yang kita Cek secara manual.

Untuk bisa menulis yang benar kita perlu banyak memiliki Pengetahuan apa yang akan kita tulis nantinya. Caranya yaitu dengan membaca ataupun melakukan eksekusi sendiri supaya mendapatkan pengalaman pada masalah yang akan kita bahas. Dengan cara tersebut dapat dipastikan kita dapat menulis dengan lancar tanpa harus melakukan Copy Paste artikel orang lain.




Kalian bisa lihat gambar diatas ini adalah salah satu artikel yang coba  saya buat dengan menggunakan Tehnik pada pembahasan pada artikel ini. Awalnya berada di Page 2 urutan ke 7 tetapi pada hari berikutnya sudah masuk ke Page 1 urutan ke 3 dan diatas artikel Mas Sugeng. Kalian bisa praktekkan beberapa tips dibawah ini.

Pemilihan Judul yang Tepat
Kata kunci pada judul sangan menentukan banyaknya Visitor yang akan datang ke Blog kita. Jika salah menentukan maka sebagus dan selengkap apapun yang kita tulis sulit ditemukan oleh sang pencari. Buatlah judul dengan melakukan Riset terlebih dahulu. Jika belum tau caranya silahkan baca : 5 Tool Gratis untuk Riset Keyword.

Letakkan kata kunci utama didepan seperti salah satu contoh "Cara membuat Blog menggunakan HP Android". Cara membuat Blog itu adalah kata kunci utama dan Menggunakan HP Android adalah kalimat tambahan yang bisa membantu nilai SEO pada judul artikel. Dengan begitu artikel yang kita buat memiliki Target tepat sasaran.

Membuat Kerangka Artikel

Setelah mendapatkan Judul yang tepat maka langkah berikutnya adalah membuat Kerangka Artikel terlebih dahulu. Dengan cara ini supaya memudahkan kita menyusun setiap paragraf dengan kalimat yang tersusun. Caranya cukup mudah yaitu dengan cara membuat susunan yang akan kita tulis. Dimulai dari Pengertian, Tahap Awal, Cerita Awal, Isi masalah dan terakhir buat Kesimpulan.

Buatlah kerangka yang rapi seperti "Daftar isi" pada sebuah Buku. Disana kita bisa menemukan dengan kerangka "Pendahuluan, Masalah yang dihadapi, Solusi Masalah dan Kesimpulan atau Penutup. Jangan pernah menulis kalimat tidak sesuai kerangka artikel karena nantinya akan membingungkan pembaca bahkan Google juga sulit membaca Struktur tulisan tersebut.

Menyusun Paragraf setiap Kalimat

Buatlah kalimat dalam setiap paragraf yang teratur dan tersusun. Kalian bisa menulisnya dengan cara melihat anak judul setiap Paragraf tersebut. Jangan menulis kalimat dengan kata di atas 20 kata supaya mesin pencari Google dapat membaca Struktur kalimat tersebut. Penyusunan paragraf jangan terlalu panjang ataupun terlalu pendek supaya lebih enak dibaca.

Jangan pernah lepas dari konteks pembahasan seperti memasukkan kalimat yang tidak sesuai artikel. Buatlah setiap kalimat dengan rangkaian kata semendetail mungkin bahkan jika perlu perbanyak kosakata yang berhubungan dengan artikel tersebut. Sebelum mempublish artikel silahkan baca ulang dan perbaiki kalimat yang tidak baku.

Membuat Internal Link yang sesuai

Targetnya inggin supaya pengunjung tetap berada di blog kita dengan membaca artikel lainnya. Tetapi jika tehnik ini dilakukan dengan cara yang salah maka dapat dipastikan Internel Link tidak dapat bekerja dengan baik. Buatlah Internal Link dalam isi artikel sekitar 3 sampai 5 yang menuju ke artikel yang sesuai.

Jika artikel tersebut membahas tentang Cara buat Blog maka pastikan Internal Link yang kita pasang juga tentang Blog. Jika berbeda imbasnya akan buruk bahkan tingkat SEO artikel bisa berkurang. Google akan sulit membaca struktur yang ada di dalam artikel karena Kalimat pembahasannya terlalu banyak dan berbeda.

Panjang kata dalam Satu Artikel

Tidak ada batasan berapa kata dalam satu artikel Blog supaya SEO. Artikel dengan hanya 300 kata juga bisa berada di Page One Google jika memiliki kualitas artikel yang baik. Google suka dengan artikel yang terstruktur dan tidak ada kalimat yang diulang sampai beberapa kali. Bahkan googe bisa membaca jika ada beberapa paragraf yang double.

Saran saya buatlah artikel minimal 500 kata dan jika lebih panjang itu lebih bagus. Dengan kelengkapan artikel dapat dipastikan bisa bersaing diberanda Google dengan mudah. Tapi yang perlu di inggat adalah jangan sampai mengejar Panjang artikel melakukan cara curang yaitu Copy Paste artikel milik orang lain.

Artikel Original lebih Efektif

Banyak orang membuat arikel dengan cara melakukan Rewrite milik orang lain bahkan melakukan Copy Paste sebagian artikelnya. Cara ini sangat buruk bahkan bukan hanya menjatuhkan blog sendiri tetapi bisa juga membuat kita jadi seorang Pemalas. Stop melakukan ini dan mulailah dengan sesuatu yang baru dengan membuat tulisan hasil pemikiran sendiri.

Gaya bahasa yang kita tuangkan pada tulisan tentunya berbeda dengan tulisan milik orang lain. Tanpa harus mengecek artikel tersebut Plagiat atau tidak maka bisa dipastikan bisa langsung Publish. Semakin banyak tulisan ORI maka Google akan lebih cepat membaca bahkan jika sudah dipercaya dapat bersaing diberanda google dengan Cepat.

Kesimpulan

Google terus melakukan Update Algoritmanya jadi teruslah membuat artikel Ori dengan cara memilih Judul yang tepat dan membuat Kerangka artikel yang benar. Penyusunan kalimat setiap paragraf sangat mempengaruhi karena google lebih suka kata kata yang terstruktur. Buatlah internal Link yang saling berhubungan dan tidak lepas dari konteksnya.

Terakhir jangan lupa daftarkan artikel ke Webmaster Tools yaitu ke Google Search Console. Jika belum tau caranya bisa membaca artikel ini : Cara submit artikel ke Fetch As Google. terimakasih sudah membaca artikel ini sampai selesai dan jika belum Paham kalian bisa melihat beberapa Vidio Youtube tentang Blogger di Channel Youtube "Timon Adiyoso".

Artikel ini telah tayang dengan judul Cara buat Artikel SEO 2019
https://www.mastimon.com/2019/02/cara-buat-artikel-seo-2019.html
Cara Membuat Artikel SEO Friendly & Mendatangkan Visitor Ke Blog
Di artikel ini saya paparkan cara membuat artikel yang seo friendly. Dengan kata lain, cara membuat artikel yang dibutuhkan oleh visitor, sekaligus ramah terhadap mesin pencari.
Saya coba paparkan cara membuat artikel yang sesuai dengan topik/keyword, struktur artikel yang ideal, dan beberapa tips dalam penulisan.
Sedikit pemaparan awal dulu untuk rekan-rekan yang masih baru terjun di dunia blogging. Ada sedikit perbedaan antara cara menulis artikel untuk blog, dengan cara menulis artikel yang di ajarkan di sekolah. Disini kita akan coba kupas ya.
Artikel ini merupakan bagian dari materi Kursus SEO gratis yang saya buat.

Pendahuluan: Konten Website

Ok langsung aja.
Yang saya tangkap (bisa jadi salah ya), konten website itu secara general adalah hal yang kita sajikan,atau hal berikan ke visitor web kita. Konten website bisa berbagai macam hal.
Bisa berupa artikel, fungsi/tools online, image/infographic, file, kumpulan data, produk jualan, dan lain sebagainya.
Prinsip dasarnya; Apa yang dibutuhkan visitor, itu yang kita berikan. Itu yg kita sediakan di website kita.
Intinya sih, konten web itu ngga harus selalu berupa artikel.
Tapi, artikel biasanya menjadi inti dari konten suatu website. Untuk pembahasan disini, kita fokus ke konten artikel dulu.

Panjang Artikel Yang Ideal

Ada satu hal yang sering ditanyakan blogger terkait artikel;
“Berapa Jumlah Kata Ideal?”
Sejauh yang saya fahami, tidak ada jumlah kata yang wajib dalam satu artikel, misal minimal 1000 kata. Intinya ada pada isi dari artikel yang kita buat;
  • Apakah sesuai dengan apa yang di cari oleh visitor?
  • Apakah bisa menjawab pertanyaan/masalah dari visitor?
  • Apakah isinya lengkap?
  • Apakah isinya mudah difahami?
  • Apakah struktur artikelnya mudah di ikuti dan di baca?
Itu saja patokan yang saya pakai mah.
Jika kita membuat artikel yang lengkap, biasanya secara otomatis jadi panjang. Saat anda membuat artikel yang mencakup berbagai segi dari keyword/topik yang anda pilih, secara otomatis nanti jumlah katanya bakal banyak. Tidak jarang, tanpa terasa melebihi 1000-2000 kata.
Tidak semua artikel perlu memiliki jumlah kata yang banyak. Semuanya kembali lagi pada hal apa yang di cari oleh visitor. Intinya, sesuai atau tidaknya artikel yang dibuat dengan User Search Intent.

Apa Itu User Search Intent?

User Search Intent secara umum bisa di artikan sebagai apa yang sebenarnya di cari oleh visitor saat menggunakan mesin pencari/google. Dengan menyesuaikan pada user search intent, kita bisa membuat artikel yang dapat memuaskan kebutuhan visitor nanti.
Contohnya seperti ini:
  • Jika seseorang mengetikan keyword tempat wisata di Bali, maka yang dia cari kemungkinan adalah daftar tempat wisata di Bali.
  • Jika seseorang mengetikan keyword Iron Man Coloring Pages, maka yang dia cari adalah gambar mewarnai dengan topik Iron Man.
  • Saat seseorang mengetikan mukena anak, maka yang dia cari adalah produk mukena untuk anak. Bukan penjelasan mengenai apa itu mukena anak, dll.
  • Saat seseorang mengetikan judul buku atau film, maka yang dia cari kemungkinan adalah file buku atau film tersebut. Baik untuk di download atau dibaca/ditonton secara online.
  • dan lain sebagainya.
Nah, dengan melihat pada user search intent ini, kita bikin artikel yang sesuai nantinya.
Misalnya saja;
  • Visitor butuh image tertentu, kita sediakan gambarnya. Kalau perlu sama link downloadnya. Paling ditambahin beberapa kalimat keterangan saja. Kita tidak perlu isi dengan artikel ribuan kata, lha si visitor cuma butuh image aja bukan yg lain.
  • Misal visitor butuh panduan travelling, kita bikin artikelnya selengkap mungkin. Karena mendetail, hasil akhirnya berupa artikel guide dgn panjang rata-rata 1000 kata lebih, kadang super lengkap sampai ke 4000-7000 kata.
  • Visitor butuh tutorial; kita sediakan langkah-langkah plus videonya kalau perlu.
  • Visitor ingin beli sesuatu; kita kasih review pilihan produknya, spesifikasi, harga, dan tempat belinya sekalian
  • dan lain sebagainya
Kalau bikin artikelnya menyeluruh dan selengkap mungkin, meskipun tanpa kalimat berbelit dan muter-muter, jumlah katanya tetap jadi banyak.
Jadi, intinya kalau versi saya mah ada di isi konten artikel. Bukan banyaknya kata.

Jadi, Artikel Itu Wajib Panjang Atau Tidak?

Untuk saya pribadi, Ngga wajib.
Kembali ke user intent search, apa yg sebetulnya di cari si visitor.
Contoh:
Rekan saya punya web yg terbilang baru. Isinya berupa kompilasi data yg update otomatis setiap hari di niche bisnis yg lumayan berat. Ngga ada konten panjang ribuan kata, hanya ada belasan halaman kompilasi data otomatis. Tapi tetap bisa awet masuk halaman pertama di keyword kompetitif.
Rankingnya saya cek terakhir melebihi web gov, web authority, dan web lawas yg cukup berumur.
cara membuat konten website
data ranking via ahrefs
Di lain pihak, ada blog saya yang isinya berupa artikel panjang-detail-komplet.
Tidak ada optimasi offpage, tapi sejauh ini dapet visitor lumayan dan backlink natural dari web lain.
jumlah kata dalam artikel
jumlah kata di beberapa artikel utama web saya
Baca juga: review hosting terbaik Indonesia 

Cara Membuat Artikel Seo Friendly

Catatan: bukan berarti benar, cuma sekedar best practise yang saya lakuin saat membuat artikel .

1. Tujuan artikel dibuat

Apakah artikelnya bersifat informatif untuk mengejar visitor banyak dengan? apakah artikelnya ditujukan untuk mendatangkan visitor ke link affiliasi, atau produk jualan kita?
Tujuan dibuatnya artikel, saya pikir mah lumayan ngaruh ke gaya artikel yg bakal kita buat nanti. Tergantung dari jenis artikelnya, kita bisa buat artikel dengan alur seperti dibawah ini;
  • Artikel informatif. Isinya berupa uraian keyword utama plus keyword pendukung yang lengkap.
  • Artikel untuk promosi affiliate link atau produk/jasa tertentu. Alurnya bisa berupa: Masalah – akibat dari masalah – solusi – call to action/rujukan ke produk kita.
  • Artikel review. Isinya berupa detail hal yang di review, kelebihan dan kekurangan, perbandingan harga, alamat, atau hal lainnya yang dirasa perlu jika ada.

2. Gunakan Keyword Yang Sesuai

Idealnya saat akan membuat artikel, anda sudah memiliki daftar keyword yang akan dijadikan artikel nanti (lihat artikel Cara Riset Keyword).
Keyword yg dikumpulin berupa keyword utama dan keyword tambahan. Keyword tambahan bisa di dapat dari logika kita sendiri, hasil dari LSI keyword, related search, ataupun long tail keyword.
  • Mencari Keyword dengan logika sendiri = tempatkan diri kita sebagai calon visitor. Kira-kira kalau googling tentang suatu hal, apa sih yg kita ketik di search engine? tulis dan kumpulkan.
  • Mencari longtail keyword = Bisa pakai keywordshitter.com, google search suggestion, keywordtool.io, google keyword planner, tools.seochat.com/tools/related-keywords-tool/, dll
  • Mencari LSI keyword = LSI keyword singkatnya mah keyword yg berhubungan/satu tema dengan keyword utama kita. LSI keyword dengan longtail keyword sering overlap, ngga masalah..jgn dibikin pusing. Intinya mah kita ambil kw yg masih dalam satu tema dengan kw utama, dan bisa memperjelas tujuan dari Kw utama.
Mencari LSI keyword bisa pakai;
  • Google related search = Ada di bagian bawah halaman pencarian. Catat dan kumpulin juga.
  • Google trend = masukan keyword di google trend, lalu kumpulkan related queries yg ada.
  • https://lsigraph.com/ = masukin keyword, kumpulkan hasilnya juga.
Semua hasilnya kumpulkan lalu kita filter. Pilih keyword tambahan yg kira-kira bisa mendukung dan memperjelas keyword utama.
Jika perlu, kita kumpulin juga keyword yg bisa memperjelas keyword tambahan.
Misal contohnya, dari keyword utama : bisnis online
Saya pilih beberapa keyword pendukung :
peluang bisnis online, bisnis sampingan, sukses bisnis online, cara memulai bisnis online, contoh bisnis online, bisnis online tanpa modal.
Ok, dari hasil diatas kita bisa langsung bikin 1 artikelnya dengan kerangka tulisan keyword-keyword tersebut. Tapi kalau sy sih ngga langsung bikin biasanya..
Keyword-keyword tsb simpen dulu, lalu…

3. Lihat konten artikel di Halaman 1 SERP

Googling dengan keyword utama kita, lalu lihat isi artikel setiap web yang ada di page one. Catat inti dari tiap artikel tersebut kalau perlu, dan lihat kekurangannya apa.
Nah, dengan menggunakan keyword yg udah kita kumpulin dan dengan melihat konten artikel yg ada di page one, kita buat satu artikel yang lebih lengkap – lebih bagus – lebih detail – lebih bikin puas visitor. (bisa pakai skyscraper technique – backlinko.com)
Biasanya, dengan model ini kita bisa menghasilkan artikel lebih dari 1000-3000 kata yang berbobot.. Bukan cuma artikel ribuan kata yang muter-muter ngga jelas demi mengejar jumlah kata yang banyak doangan.
Baca juga: cara membuat web untuk pemula

Format Penulisan Artikel

Sy ngga mikirin keyword harus bold, italic, underline, dan sejenisnya. Gunakan seperlunya untuk memperjelas/menegaskan sesuatu hal aja kepada visitor.
Panduan penulisan yg sy gunakan;
  1. Keyword density. Ngga dipikirin kalau sy mah. Asal keyword target ada beberapa, udah cukup.
  2. keyword utama wajib ada di dalam meta title, judul artikel, meta deskripsi dan url.
  3. keyword utama ada di paragraf pertama atau kedua.
  4. jika perlu, gunakan juga sinonim kata dari keyword yg kita target untuk variasi dalam artikel, tapi jangan maksain.
  5. keyword tambahan dibikin judul sub konten juga, dan ada di dalam tag H2
  6. paragraf artikel pendek, cukup 1-3 kalimat saja.
  7. gunakan image, bullet list, video, quote, shortcode, dll seperlunya, buat membagi/memisahkan artikel biar enak dibaca para skimmer.
  8. warna font enak dan ukuran font rada besar. Saya biasanya ukuran 14-16 px (tergantung theme).
  9. url artikel pendek, cukup pakai keyword utama aja
  10. jika perlu, bikin table of content. Di wordpress bisa pakai plugin table of content plus. Ini bisa nambahin bonus jump link di SERP ntar, sekaligus mempermudah visitor melihat konten.
  11. gunakan image pendukung yg udah di resize dan di compress seperlunya. Image name dan ALT tag menggunakan kw utama. Jika ada beberapa image, bisa gunakan kw pendukung buat nama dan alt tag.
  12. video. kalau memang bisa membantu visitor, ambil video yg berkaitan dari youtube.
  13. link ke website lain. Berikan link ke website authority yg satu niche (jangan terus2an ke wikipedia). Jenis link kalau sy dofollow, nofollow khusus buat link affiliate aja. Tapi ini terserah rekan-rekan aja ya..
  14. internal link. ntar dibahas di bagian simple silo struktur aja ya..setelah ini
  15. title tag artikel menarik, rada click bait, tapi ngga menipu visitor.
  16. meta deskripsi artikel; gunakan kata2 mengundang penasaran visitor. Kalau perlu, pakai kata/frase yg banyak muncul dalam meta deskripsi iklan adword di serp. Copy paste-mix n match aja.
  17. Kalau perlu, bisa pakai pagination di artikel yg panjang.. pakai kode shortcode <!–nextpage–>

Management Waktu

Nah, biar waktu yang kita gunakan untuk menulis lebih efektif, bisa gunakan teknik pomodoro saat menulis.
Pakai timer pomodoro disini https://tomato-timer.com/

Simple Silo Struktur

Silo struktur, versi sy mah intinya mengumpulkan artikel yg masih satu tema/topik bahasan dalam satu kelompok. Artikel-artikel dalam satu tema bahasan ini saling berhubungan satu sama lain dalam bentuk internal link.
Keuntungan silo struktur dalam website;
  • Link juice lebih merata. Biasanya, setiap artikel ntar bakal kebagian link juice, yg pada ujungnya membuat artikel secara keseluruhan terus naik di SERP.
  • mengurangi bounce rate. Karena masih dalam satu bahasan, seringkali internal link di silo struktur membantu visitor menemukan hal lain yg menarik untuk dibaca.
Kalau googling, cukup banyak yg menjelaskan silo struktur ini. Mulai dari yg kaku banget, sampai yg fleksibel.
Kalau sy mah fleksibel aja. Artikel dengan tema yg berkaitan erat di blog dikumpulkan dalam satu kelompok.
Biasanya berupa 1 artikel pilar (utama) dengan beberapa artikel pendukung. Internal link yang sy lakuin;
  • artikel pilar ada link ke beberapa artikel pendukung yg dirasa penting. Ngga harus semuanya.
  • setiap artikel pendukung memberi internal link ke artikel pilarnya, dan ke artikel pendukung lain dalam satu kelompok.
  • Anchor text internal linking bermacam-macam berupa keyword target dan variasinya.
Simpelnya mah, silo struktur yg sy bangun biasanya mengacu ke bentuk bagan organisasi..
skema silo struktur
skema silo struktur
Lihat juga: info kursus SEO gratis lihat disini

Mencari Dan Mendatangkan Visitor

Setelah artikel dipublish, internal linking di setting, langkah selanjutnya adalah mendatangkan visitor. Nah, kita bisa menunggu dan biarin google yg ngirim visitor (relatif lama), atau proaktif.
Proaktif bisa berupa optimasi offpage (backlinking), paid traffic (fb ads/google ads), atau gratisan.
Biasanya sy gratisan aja; mencari visitor dengan cara mendatangi tempat nongkrong target visitor dari artikel yg sy buat.
Misal, contoh keyword bisnis online diatas. Sy coba cari dimana kira-kira visitor yg interest dengan bisnis online suka ngumpul di internet.
Facebook group? pinterest? forum? website/blog tertentu? linkedin? google+? quora? reddit?
Datangi tempat-tempat target visitor kita ngumpul, lalu berikan info tentang artikel kita. Atau yg lebih efektif; Datangi tempat target visitor kita ngumpul, lihat problem/masalah yg di posting user disana, lalu sodorkan solusinya yg ada di artikel website kita.
Mindset kita disini bukan nyari backlink ya.. tapi menyodorkan konten kita ke calon visitor.
Dengan mindset sederhana kyk gini, forum posting dan blog comment juga jadi lebih powerful.
Catatan: sopan dan ngga nyepam, biar sekalian naikin reputasi web yg kita bangun.
Kira-kira seperti itulah lankah yang saya lakuin saat membuat artikel di website. Setiap orang tentunya punya style masing-masing, jadi silahkan hal yang saya tulis disini jadi tambahan aja.
Artikel ini telah tayang dengan judul Cara Membuat Artikel SEO Friendly & Mendatangkan Visitor Ke Blog
https://irvantaufik.me/blogging/cara-membuat-konten-website/