Sejarah Singkat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Sejarah Singkat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAWHari kelahiran Nabi Muhammad diperingati sebagai Hari Libur Nasional di Indonesia. Dikenal dengan istilah Maulid Nabi, tanggal ini diambil dari perhitungan Kalender Bulan Islam. Maulid Nabi jatuh pada Maulid Nabi jatuh pada hari ke-12 bulan ketiga Islam Rabi’ul-awwal.

Nabi Muhammad, SAW lahir di Mekah, sebuah kota di wilayah Saudi Arabia pada tahun 570 Masehi. Selama masa kecilnya, Muhammad dikenal sebagai sosok yang pendiam, dan ibunya telah meninggal dunia karena sakit pada tahun 576 Masehi. Setelah kematian Ibunya, Muhammad dibesarkan oleh pamannya, Abu Thalib sampai ia dewasa.

Terdapat beberapa tradisi di Indonesia dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad, SAW. Salah satunya adalah tradisi “Grebeg Maulud”. Ritual ini seringkali kali dilakukan di beberapa kota di Indonesia.

Detail kegiatan dari Grebeg Maulud dapat diubah dan disesuaikan dengan lokasi, sajen yang berbentuk menyerupai gunung dan dikenal dengan nama “gunungan.” “Gunungan” akan dibawa dan diarak dari tempat publik ke masjid. Di masjid, “gunungan” akan diberkati oleh seorang ulama dan dibagikan ke masyarakat setempat.

Salah satu ritual “Grebeg Maulud” yang sangat terkenal dan terbesar dilakukan di wilayah Surakarta, Jawa Tengah. Selama ritual ini, Gunungan akan dibawa dan diarak dari Istana Kasunanan Surakarta ke masjid Agung. Gunungan ini terdiri dari hasil-hasil pertanian, kudapan, dan uang logam.

Sejarah Singkat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW



Dilansir dari web resmi NU Online, berikut adalah 12 peristiwa penting itu:

1. Pada malam tanggal pertama Rabi’ul Awwal, Aminah mendapatkan kedamaian dan ketenteraman dari Allah, sehingga merasa begitu tenang dan damai.

2. Malam kedua, Aminah menerima seruan berita dari Allah bahwa ia akan segera mendapatkan anugerah yang agung dan mulia.

3. Malam ketiga, Aminah kembali menerima pesan dari Allah bahwa ia sebentar lagi akan melahirkan nabi paling agung dan mulia, Nabi Muhammad SAW.

4. Malam keempat, suara dzikir malaikat terdengar jelas hingga ke telinga Aminah.

5. Malam kelima, Aminah mimpi bertemu dengan Nabi Ibrahim.

Dalam mimpi itu, Ibrahim meminta Aminah untuk bergembira karena akan melahirkan nabi pemilik kemuliaan.

“Bahagialah engkau, wahai Aminah dengan lahirnya Nabi yang agung ini, Nabi pemilik cahaya yang terang benderang, Nabi pemilik keutamaan, Nabi pemilik kemuliaan, dan Nabi pemilik segala bentuk pujian,” kata Nabi Ibrahim kepada Aminah.

6. Malam keenam, Aminah melihat cahaya memenuhi sudut-sudut alam semesta, hingga tidak ada kegelapan.

7. Pada malam ketujuh, Aminah melihat malaikat berbondong-bondong mendatangi rumahnya.

Mereka menyampaikan kabar gembira bahwa waktu kelahiran Rasulullah semakin dekat.

8. Malam kedelapan, Aminah mendengar berita yang menyerukan kepada seluruh penghuni alam, untuk berbagi karena kelahiran Rasulullah semakin dekat.

9. Di malam kesembilan, Aminah merasakan ketenangan dan kedamaian, sehingga tidak merasa sedih sedikit pun.

10. Malam kesepuluh, Aminah melihat tanah Mina dan Khaif bergembira menyambut kelahiran Muhammad.

11. Malam ke-11, Aminah melihat seluruh penghuni langit begitu senang menyambut detik-detik kelahiran sang Rasul.

12. Malam-12, Aminah yang ada di rumah melihat langit begitu cerah, awalnya ia menangis tersedu-sedu karena sendirian di rumah.

Saat itu, Abdul Muthalib, kakek Rasulullah, sedang bermunajat di Ka’bah.

Namun saat proses persalinan tiba, Allah mengutus empat wanita utama untuk menemani Aminah selama proses melahirkan.

Mereka adalah Hawa istri Nabi Adam, Sarah istri Nabi Ibrahim, Asiyah binti Muzahim, dan Maryam binti Imran ibunda Nabi Isa.

Dalam Al Quran juga disebutkan bahwa bumi bergetar hebat dan seluruh langit dipenuhi cahaya terang setelah Rasulullah dilahirkan.

Seluruh langit dipenuhi cahaya sehingga menjadi terang, Istana Kisra berguncang begitu dahsyat sehingga menyebabkan 14 balkonnya roboh.

Api abadi yang disembah oleh umat Majusi padam, bahkan Ka’bah juga ikut bergetar selama tiga hari karena bahagia menyambut kehadiran Rasulullah.